BMT Syariah News : Konferensi Tahunan Perbankan Syariah Dunia ke 5 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 02-04 Juni 2014 dengan dukungan resmi dari Otoritas
Moneter Singapura - akan membahas memperluas batas-batas keuangan Islam dengan melengkapi pertumbuhan domestik dengan hubungan internasional.
Konferensi perbankan syariah global yang bertujuan untuk memanfaatkan kegiatan perdagangan dan arus investasi antara Timur Tengah dan Asia ini akan dihadiri lebih dari 500 bankir, pembuat kebijakan dan para ahli lainnya akan berkumpul di Singapura pekan depan.
Pada Senin 2 Juni 2014, acara akan diawali dengan pertemuan puncak pra-konferensi yang diselenggarakan oleh International Islamic Market yang berbasis di Bahrain Keuangan ( IIFM ).
Keesokan harinya, Konferensi ini tepat dimulai dengan sesi yang melibatkan kepala perbankan syariah dari Standard Chartered Inggris serta bankir senior dari pemberi pinjaman Malaysia Maybank dan CIMB.
Muzaffar Hisham, Kepala Grup Perbankan Syariah MayBank, mengatakan bahwa perbankan syariah sedang memasuki fase baru seperti dapat dilihat dari penerbitan obligasi syariah negara baru-baru ini oleh pendatang baru Inggris dan Hong Kong.
Beliau juga menambahkan "Meskipun ada ketidakpastian dalam pasar keuangan global selama 12 bulan terakhir, kuantitatif "easing" di Amerika Serikat, perlambatan pertumbuhan yang terjadi di Cina dan restrukturisasi di Zona Eropa, industri perbankan Islam belum melihat tahun peningkatan lain dalam hal pertumbuhan".
Friday, May 30, 2014
Saturday, February 15, 2014
Koperasi Bangkrut, 90% Karena Faktor Internal
Pelatihan motivasi Koperasi Serba Usaha (KSU) Artha Bumi Rahayu diadakan di Hotel
Puri Asri, Taman Kyai Langgeng Magelang. Pelatihan berlangsung
aktraktif dan komunikatif dengan pendekatan edutaiment sehingga peserta
mampu mengikuti acara dari awal sampai akhir dengan tetap semangat dan
antusias.
Direktur Amalia Consulting, Suharno, menyatakan bahwa maju mundurnya lembaga keuangan termasuk koperasi, bukan bergantung pada permodalan tetapi pada faktor internal yaitu faktor sumber daya manusia (SDM).
Beliau mengungkapkan bahwa data menunjukkan kebangkrutan lembaga keuangan 90 persen karena faktor internal, bukan faktor eksternal. Karena itu SDM dituntut untuk kompeten, professional dan kreatif, serta memiliki integritas moralitas yang tinggi.
Sudalno, selaku ketua KSU Artha Bumi Rahayu, memberikan pesan, dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif, para pengurus dan karyawan selalu meningkatkan kinerja dan produktivitas seoptimal mungkin.
KSU Artha Bumi Rahayu berharap bahwa pada tahun 2014 kinerja dan produktifitas SDM di lembaga keuangan yang dipimpinnya mampu mendongkrak pertumbuhan asset dan sisa hasil usaha (SHU) secara signifikan. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para anggota.
Direktur Amalia Consulting, Suharno, menyatakan bahwa maju mundurnya lembaga keuangan termasuk koperasi, bukan bergantung pada permodalan tetapi pada faktor internal yaitu faktor sumber daya manusia (SDM).
Beliau mengungkapkan bahwa data menunjukkan kebangkrutan lembaga keuangan 90 persen karena faktor internal, bukan faktor eksternal. Karena itu SDM dituntut untuk kompeten, professional dan kreatif, serta memiliki integritas moralitas yang tinggi.
Sudalno, selaku ketua KSU Artha Bumi Rahayu, memberikan pesan, dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif, para pengurus dan karyawan selalu meningkatkan kinerja dan produktivitas seoptimal mungkin.
KSU Artha Bumi Rahayu berharap bahwa pada tahun 2014 kinerja dan produktifitas SDM di lembaga keuangan yang dipimpinnya mampu mendongkrak pertumbuhan asset dan sisa hasil usaha (SHU) secara signifikan. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para anggota.
Friday, February 14, 2014
1.000 Koperasi Syariah di Kabupaten Karanganyar Tidak Aktif
Pada acara
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Keuangan Syariah Bina Insan
Mandiri (KJKS BIM) Karanganyar, yang digelar di pendopo rumah dinas
bupati Karanganyar, Minggu (9/2), Bupati H Juliyatmono mengatakan "Koperasi syariah yang aktif hanya sekitar
35% saja dari sekitar 1.600 karena lainnya tidak aktif,".
Terkait hal itu, Bupati H Juliyatmono mengaku siap untuk turun tangan membuat koperasi syariah yang marketable dan mampu berkembang di masyarakat.
"Pada saat ini Pemkab Karanganyar tengah mencari cara guna mengembangkan koperasi syariah, agar lebih marketable dan dipercaya masyarakat. Salah satu cara yang bakal ditempuh adalah mencari dana hibah ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, untuk mengembangkan koperasi syariah di Bumi Intanpari." kata bupati H Juliyatmono.
Langkah ini sejalan dengan visi dirinya, yakni bersama memajukan Karanganyar, dan koperasi syariah diyakini bisa menjadi salah satu langkah memajukan Karanganyar. "Saya yakin, kalau semua rumah layak, warga sehat dan arus ekonomi lancar, otomatis Karanganyar akan menjadi sejahtera," tandasnya.
Menurut Yuli, KJKS BI adalah salah satu koperasi syariah yang paling sehat di Karanganyar, sehingga bisa dijadikan contoh yang lain. KJKS BIM ini perkembangan pengelolaan keuangan dinilai spektakuler. Salah satu indikatornya adalah makin bertambahnya jumlah simpanan dari tahun ke tahun. Aset KJKS BIM yang berdiri tahun 2006, saat ini telah mencapai Rp35 miliar. Sistem pengelolan keuangan di BIM didasarkan pada kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, disiplin tinggi dan tingkat kejujuran yang tak perlu diragukan lagi.
Manajer Umum BIM, Mulyoto mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melebarkan sayap ke berbagai daerah. Mulai dari wlayah Karesidenan Surakarta hingga ke Jakarta. Hal itu bertujuan untuk menyerap modal dari kota ke desa. "Sekarang ini kami harus bersaing dengan bank-bank konvensional. Tapi, kami optimistis bisa bersaing sebab memiliki pangsa pasar sendiri," terangnya.
Pangsa pasar koperasi syariah yang salah satu kantornya berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo itu, adalah orang-orang desa yang sudah diketahui kondisi ekonomi di waktu sebelumnya. Proses peminjaman di KJKS BIM juga lebih mudah dibandingkan dengan bank konvensional.
Terkait hal itu, Bupati H Juliyatmono mengaku siap untuk turun tangan membuat koperasi syariah yang marketable dan mampu berkembang di masyarakat.
"Pada saat ini Pemkab Karanganyar tengah mencari cara guna mengembangkan koperasi syariah, agar lebih marketable dan dipercaya masyarakat. Salah satu cara yang bakal ditempuh adalah mencari dana hibah ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, untuk mengembangkan koperasi syariah di Bumi Intanpari." kata bupati H Juliyatmono.
Langkah ini sejalan dengan visi dirinya, yakni bersama memajukan Karanganyar, dan koperasi syariah diyakini bisa menjadi salah satu langkah memajukan Karanganyar. "Saya yakin, kalau semua rumah layak, warga sehat dan arus ekonomi lancar, otomatis Karanganyar akan menjadi sejahtera," tandasnya.
Menurut Yuli, KJKS BI adalah salah satu koperasi syariah yang paling sehat di Karanganyar, sehingga bisa dijadikan contoh yang lain. KJKS BIM ini perkembangan pengelolaan keuangan dinilai spektakuler. Salah satu indikatornya adalah makin bertambahnya jumlah simpanan dari tahun ke tahun. Aset KJKS BIM yang berdiri tahun 2006, saat ini telah mencapai Rp35 miliar. Sistem pengelolan keuangan di BIM didasarkan pada kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, disiplin tinggi dan tingkat kejujuran yang tak perlu diragukan lagi.
Manajer Umum BIM, Mulyoto mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melebarkan sayap ke berbagai daerah. Mulai dari wlayah Karesidenan Surakarta hingga ke Jakarta. Hal itu bertujuan untuk menyerap modal dari kota ke desa. "Sekarang ini kami harus bersaing dengan bank-bank konvensional. Tapi, kami optimistis bisa bersaing sebab memiliki pangsa pasar sendiri," terangnya.
Pangsa pasar koperasi syariah yang salah satu kantornya berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo itu, adalah orang-orang desa yang sudah diketahui kondisi ekonomi di waktu sebelumnya. Proses peminjaman di KJKS BIM juga lebih mudah dibandingkan dengan bank konvensional.
Tuesday, January 14, 2014
28 Juta Dollar Tebusan Dibayar Kepada Al Qaeda Untuk Empat Sandera Perancis di Nigeria
Empat orang Perancis yang disekap selama tiga tahun oleh afiliasi Al Qaeda di Nigeria dipersatukan kembali dengan keluarga mereka, di tengah laporan bahwa uang tebusan sebesar minimal € 20 juta (28 juta dollar) telah dibayarkan untuk pembebasan mereka.
Keempat orang itu diculik oleh Al-Qaeda di Maghreb Islam di Nigeria utara pada tahun 2010 dan telah diterbangkan ke bandara militer dekat Paris, di mana mereka bertemu dengan keluarga mereka dan Presiden Prancis Francois Hollande.
Berdiri bersama empat mantan sandera, Hollande menyebut mereka "warga Perancis besar yang membawa kehormatan Perancis".
Thierry Dol, 32 tahun, Daniel Larribe, 62 tahun, Pierre Legrand, 28 tahun, dan Marc Feret, 46 tahun, diculik pada tanggal 16 September 2010, di pabrik uranium Arlit di mana mereka bekerja untuk perusahaan nuklir Perancis Areva dan kelompok konstruksi Vinci.
Laporan dari AFP menunjukkan bahwa tim negosiasi Nigeria yang menjamin pembebasan sandera mengatakan bahwa meski Perancis tidak mengakui membayar uang tebusan. "Antara € 20 sampai € 25.000.000 dibayar untuk memperoleh pembebasan para sandera Perancis," kata laporan itu.
Surat kabar Prancis Le Monde juga mengutip seorang sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan lebih dari € 20 juta sudah dibayar.
Pejabat Prancis membantah pembayaran uang tersebut, kantor presiden Perancis mengatakan : "Perancis tidak membayar uang tebusan."
Keempat orang itu diculik oleh Al-Qaeda di Maghreb Islam di Nigeria utara pada tahun 2010 dan telah diterbangkan ke bandara militer dekat Paris, di mana mereka bertemu dengan keluarga mereka dan Presiden Prancis Francois Hollande.
Berdiri bersama empat mantan sandera, Hollande menyebut mereka "warga Perancis besar yang membawa kehormatan Perancis".
Thierry Dol, 32 tahun, Daniel Larribe, 62 tahun, Pierre Legrand, 28 tahun, dan Marc Feret, 46 tahun, diculik pada tanggal 16 September 2010, di pabrik uranium Arlit di mana mereka bekerja untuk perusahaan nuklir Perancis Areva dan kelompok konstruksi Vinci.
Laporan dari AFP menunjukkan bahwa tim negosiasi Nigeria yang menjamin pembebasan sandera mengatakan bahwa meski Perancis tidak mengakui membayar uang tebusan. "Antara € 20 sampai € 25.000.000 dibayar untuk memperoleh pembebasan para sandera Perancis," kata laporan itu.
Surat kabar Prancis Le Monde juga mengutip seorang sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan lebih dari € 20 juta sudah dibayar.
Pejabat Prancis membantah pembayaran uang tersebut, kantor presiden Perancis mengatakan : "Perancis tidak membayar uang tebusan."
Saturday, December 14, 2013
Lowongan Kerja Bank BTPN Di Jawa Tengah
BMT Syariah - Lowongan kerja Bank BTPN di Jawa tengah. Bagi anda yang berminat bekerja di bidang perbankan Relationship Officer, silahkan bergabung dan tumbuh
bersama BTPN sebagai :
RELATIONSHIP
OFFICER TRAINING PROGRAM (ROTP)
Persyaratan Umum yang dibutuhkan :
- Pendidikan min D3, IPK min 2,75 dan atau min mahasiswa tingkat akhir
- Usia maksimal 28 tahun
- Pengalaman tidak diutamakan
- Menguasai bahasa dan budaya lokal
- Memiliki integritas tinggi
- Berorientasi kuat terhadap target dan menyukai tugas lapangan
- Mampu menjalin komunikasi dan mudah bergaul
Fasilitas dan Program yang diterima
:
- Mendapatkan training dasar dan training lanjutan yang berkesinambungan dengan biaya perusahaan.
- Jenjang karier yang jelas dan terbuka untuk jangka panjang
- Mendapatkan bimbingan karir yang intensif
- Status karyawan tetap dengan gaji yang menarik
- Mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga baik rawat jalan maupun rawat inap.
- Berhak mendapatkan berbagai jenis insentif yang menarik
Kirimkan lamaran lengkap Anda CV,
Pas Photo 4x6, Fotocopi KTP, Fotocopi KTP Ijazah dan Transkrip Nilai
Lamaran dikirim viia pos ke :
HC RESOURCING BANK BTPN
BTPN KC Semarang
Jl. MT. Haryono 715 Semarang
Atau via Email :
Recruitment.Jateng1@btpn.com
(Maksimal 600 kb)
Apabila anda terpilih dalam program ini, anda akan di tempatkan di area : Semarang, Kudus, Pati, Purwodadi, Tegal, Pemalang, Pekalongan
Demikian
info lowongan kerja Bank BTPN di Jawa Tengah ini kami sampaikan, segera kirimkan lamaran kerja anda apabila berminat bekerja di industri
perbankan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
